Penjualan iPhone 7 & iPhone 7 Plus mengalami Penurunan

Laporan baru dari Lembaga Penelitian Gfk akan buat para pemilik saham merinding pasalnya setelah mempelajari penjualannya, Gfk simpulkan bahwa perangkat baru Apple ini Peluncurannya tidak seperti sebelumnya

iPhone 7 &iPhone 7 Plus
iPhone 7 &iPhone 7 Plus

Lembaga ini pun mengatakan bahwa penjualan dari dua perangkat baru Apple ini lebih rendah 205% jika di hitung secara y-oy oleh lembaga itu.

Advertisement
Laporan mengejutkan dari GfK tentang Apple ini bukanlah yang pertama kalinya. Tahun lalu, lembaga ini juga mengatakan bahwa apa yang dikatakan CEO Apple, Tim Cook untuk pemasaran iPhone 6s dan iPhone 6s Plus tidak sesuai dengan kenyataannya di pasar, yang ternyata lebih lemah.

Penelitian lain yang dilakukan oleh Digitimes juga membuat nilai saham Apple menurun. Berita yang dirilis kemarin, (23/9) menyebutkan adanya penurunan berturut-turut sebesar 20% pada pemesanan chip di kuartal pertama untuk iPhone 7 dan iPhone 7 Plus. Prediksi tersebut dibuat dengan membandingkan para penyedia chip.

Apple dikabarkan meminta pada penyedia chip untuk menjaga stok untuk 50 juta unit iPhone pada kuartal ketiga, kemudian menurun menjadi 45 juta chip pada kuartal keempat. Memasuki tahun 2017, jumlah tersebut akan diturunkan lagi menjadi 35 hingga 37 juta unit iPhone saja. Untuk sepanjang tahun 2016, Apple dikabarkan mendorong para penyedia barang agar bisa menyediakan komponen untuk sekitar 100 juta unit iPhone 7 dan iPhone 7 Plus.

Pada beberapa hari lalu Saham dari Apple ini di tutup menurun sampai 1,7% dan akhir minggu ini di Angka $112.71 perlembarnya