Wow ini saran Analis Agar Apple Produksi iPhone edisi Made in America

iPhone
iPhone

Donald Trump selaku Presiden Amerika Serikat ingin Apple dapat produksi iPhone di negeri sendiri, hal ini tentu membuat sebuah masalah baru untuk Apple

iPhone
iPhone

Karena jika di ketahui perusahaan itu tergantung dengan pabrikan yang berada di Asia terutama di Tiongkok.Apple maupun para rekanan pemasok & pabrik perakitan telah sama-sama menjajaki kemungkinan untuk memboyong proses produksi ke AS, namun sampai sejauh ini masih belum ada titik terang untuk upaya tersebut.

Dilema pemindahan produksi iPhone ke AS adalah: 1) jika Apple ngotot untuk memproduksi iPhone di Tiongkok, maka pemerintahan Trump bakal memperlakukan iPhone sebagai barang impor dan mengenakan pajak yang amat besar (*sekitar 45%), dan 2) jika Apple memindahkan produksinya ke AS.

tentunya Apple harus siap menghadapi kenaikan biaya produksi yang meliputi harga komponen, tenaga kerja, juga rute logistik baru mengingat tak semua pabrik komponen berdekatan seperti di Asia (*ada sekitar 350 pabrik pemasok komponen di Tiongkok yang jadi langganan Apple).

Melihat kondisi tersebut, Brian White yang menjabat sebagai pimpinan divisi teknologi hardware & software di Drexel Hamilton punya solusi win-win: sebuah iPhone baru edisi ‘Made in America’ yang dibanderol antara $100 – $200 lebih mahal ketimbang iPhone yang diproduksi di Tiongkok.

White menjelaskan bahwa langkah ini ditempuh lantaran kedua negara saling membutuhkan satu sama lain, dimana Foxconn mampu mempekerjakan sekitar 1 juta tenaga kerja demi memenuhi pesanan iPhone dari Apple.

sementara para pelanggan di AS sendiri diuntungkan mengingat produksi di Tiongkok memungkinkan mereka membeli iPhone dengan harga yang lebih murah.

Tidakhanya itu saja nantinya iPhone masih akan di produksi di Tiongkok dan untuk iPhone Made in America akan di jual dengan harga yang agak mahal $100-$200.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *